Jakarta — Kemajemukan bukan sekadar perbedaan, tetapi potensi besar yang dapat menjadi kekuatan pembangunan. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nasdiyanto, saat menghadiri seminar regional di Kramat Jati bekerja sama dengan Universitas Pertiwi bertema ‘Pemberdayaan Potensi Masyarakat dalam Kemajemukan’.
Nasdiyanto mengapresiasi LMK Kelurahan Kramat Jati yang telah berinisiatif menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat harus dimulai dengan membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan kemampuan, dan mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan di lingkungannya.
“Jangan sampai kemajemukan hanya menjadi slogan. Keberagaman harus mampu kita ubah menjadi kekuatan untuk bergerak bersama, saling melengkapi, dan menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nasdiyanto, Sabtu (22/8/2026).
Ia menilai kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi menjadi kunci agar potensi warga tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi dapat diwujudkan menjadi program dan gerakan yang berdampak.
“Ketika masyarakat diberi ruang untuk tumbuh dan berdaya, maka pembangunan tidak hanya datang dari atas, tetapi lahir dari kekuatan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.
