Skip to content

Meja Kursi Dipakai Puluhan Tahun, Ghozi: Kondisi SDN 08 Cakung Barat Jangan Tunggu Viral

Jakarta — Kondisi sarana belajar di SDN 08 Cakung Barat menjadi sorotan Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Ghozi Zulazmi.

Saat melakukan peninjauan langsung pada Rabu (23/9/2026), Ghozi menemukan sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana sekolah yang menurutnya perlu mendapatkan perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Salah satunya kondisi meja dan kursi siswa yang disebut telah digunakan sejak era 1980-an dan belum pernah diganti secara menyeluruh.

“Misalnya, kursi dan meja yang dari tahun 1980-an ini belum pernah diganti,” kata Ghozi saat peninjauan.

Menurut Ghozi, kondisi tersebut membuat pihak sekolah terkadang harus melakukan perbaikan secara mandiri. Bahkan, terdapat orang tua murid yang turut membantu kebutuhan perbaikan sarana sekolah.

Bagi Ghozi, kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian yang lebih konsisten terhadap sarana pendidikan, bukan hanya ketika fasilitas sekolah sudah mengalami kerusakan berat.

“Artinya memang Dinas Pendidikan ini harus memberikan perhatian kepada sarana-prasarana seperti kursi meja kelas yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Ghozi juga meminta kondisi bangunan sekolah menjadi perhatian. Menurutnya, atap, fondasi dan struktur bangunan harus dipastikan kuat sehingga mampu memberikan ruang belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

Terlebih, pemerintah saat ini mendorong kebijakan sekolah gratis, baik di sekolah negeri maupun swasta.

“Kita ingin sekolah gratis di negeri maupun swasta harus disertai juga fasilitas yang memadai,” tegas Ghozi.

Dari hasil peninjauan, kondisi SDN 08 Cakung Barat disebut belum memerlukan rehabilitasi total. Namun, Ghozi meminta kebutuhan pemeliharaan dan perbaikan tetap diperhatikan meskipun anggaran pembangunan maupun rehabilitasi memiliki keterbatasan.

Ia juga menyoroti pola penanganan fasilitas pendidikan yang baru mendapat perhatian setelah persoalan menjadi viral.

“Jangan sampai rehab ini dilakukan ketika viral,” tegasnya.

See also  UPA Gabungan PKS Ciracas Digelar, Triyono Mukti Apresiasi Kekompakan Kader

Menurut Ghozi, Pemprov DKI perlu memiliki perhatian yang lebih konsisten terhadap fasilitas sekolah. Ia menilai pemeliharaan seharusnya dilakukan secara berkelanjutan sehingga persoalan fasilitas tidak menunggu sampai muncul kerusakan atau persoalan yang lebih serius.

“Perhatian dari Pemprov dan keberpihakan Pemprov terhadap sarana-prasarana itu harus lebih konstan,” kata Ghozi.

Selain bangunan dan perabot kelas, Ghozi turut menyoroti kondisi lingkungan sekitar sekolah. Kebersihan lingkungan, menurutnya, juga berpengaruh terhadap kenyamanan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar.

Peninjauan tersebut menjadi catatan Ghozi untuk mendorong agar peningkatan akses pendidikan berjalan beriringan dengan pemenuhan fasilitas belajar yang aman, layak dan nyaman bagi siswa.