Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Abdurrahman Suhaimi, menerima audiensi perwakilan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Cililitan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, LMK menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat, mulai dari usulan pembangunan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang belum terealisasi hingga persoalan infrastruktur dan pengelolaan sampah di wilayah Cililitan.
Mengawali pertemuan, Ketua LMK Cililitan, Rudy, menyoroti banyaknya usulan pembangunan warga yang telah berulang kali disampaikan melalui Musrenbang, tetapi belum juga terealisasi. Ia berharap usulan-usulan tersebut mendapat perhatian dan kejelasan tindak lanjut dari pemerintah daerah.
“Kami berharap usulan-usulan Musrenbang yang sudah berkali-kali disampaikan bisa mendapat perhatian dan kejelasan tindak lanjut,” kata Rudy.
“Aspirasi itu merupakan kebutuhan nyata warga yang sangat diharapkan dapat segera direalisasikan,” imbuhnya.
Selain persoalan Musrenbang, LMK Cililitan juga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan atau perbaikan turap di sepanjang Kali Baru, khususnya di wilayah RW 13 Cililitan. Ari Ridwan dari LMK RW 13 menjelaskan bahwa kondisi di sepanjang aliran kali tersebut membutuhkan penanganan lebih lanjut untuk menjaga kestabilan tebing dan mengurangi risiko longsor.
“Kali Baru selama ini hanya ditahan oleh bambu. Kami berharap ada pembangunan turap Kali Baru karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Abdurrahman Suhaimi menegaskan pentingnya perhatian dan tindak lanjut terhadap kebutuhan masyarakat, terutama usulan yang telah berulang kali disampaikan melalui Musrenbang.
“Aspirasi masyarakat seperti ini perlu menjadi perhatian bersama. Kami akan mencermati persoalan yang disampaikan dan mendorong koordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan warga dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku,” sebutnya.
“Terlebih, yang sudah berkali-kali diusulkan di Musrenbang,” tegas Suhaimi.
Selain itu, LMK Cililitan mendorong optimalisasi pengangkutan sampah di sekitar area PLN Cililitan karena kerap terjadi penumpukan, pengadaan alat daur ulang sampah di tingkat RW, peningkatan dana operasional dasawisma, serta meminta kejelasan proyek jogging track di Kali Item. LMK Cililitan berharap aspirasi tersebut mendapat perhatian dan tindak lanjut dari Pemprov DKI Jakarta.