Ahanas: Tutup Posko Bukan Berarti Berhenti Berkhidmat

0
65

Jakarta — Ahanas Saebu penanggung jawab posko kebakaran Bali Mester dan juga Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPD PKS Jakarta Timur menegaskan bahwa tutupnya posko kebakaran PKS ini bukan berarti berhentinya kita berkhidmat.

“Mengikuti himbauan Gubernur DKI Jakarta yang akan dilakukannya PSBB pada besok Senin. Kami mohon maaf untuk posko PKS akan kita tutup hari ini. Dan ini ada sedikit bantuan dari kami, mohon jangan dilihat dari nilainya, semoga ini bisa membantu meringankan beban bapak/ibu sekalian. Saya ingin menegaskan bahwa tutupnya posko ini bukan berarti berhenti juga khidmat kami, jika ada sesuatu yg ingin disampaikan monggo ibu/bapak hubungi saya atau bisa hubungi ketua DPRa Bali Mester,” tegas Ahanas Saebu di posko kebakaran PKS Bali Mester, Ahad (13/9/2020).

Pria yang akrab disapa Mang Anas ini juga menerangkan bahwa Posko PKS Bali Mester ini sudah ada selama 6 hari. Mang Anas juga menjelaskan hal-hal apa saja yang sudah dilakukan sejak berdirinya posko ini.

“Alhamdulillah sejak berdirinya posko ini, kami sudah membagikan pakaian layak pakai dan juga sarapan pagi, baik itu bubur ayam ataupun bubur kacang hijau atau nasi uduk, itu setiap harinya bergantian. Posko ini juga hidup 24 jam, jadi kalo ada warga yang membutuhkan bantuan kami langsung bantu,” terang Mang Anas saat di wawancari.

Pada penutupan posko ini, DPC PKS Jatinegara melalui DPRa PKS Bali Mester menyalurkan sejumlah bantuan secara langsung ke para korban kebakaran, diantaranya seperangkat kompor gas, terpal, sembako dan uang tunai.

Seperti yang kita ketahui bahwa telah terjadi kebakaran di Rw 003, Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin malam (7/9). Kebakaran ini menghanguskan kurang lebih 8 rumah, 1 mushola yang terdampak, dengan jumlah KK, 31 KK yang terkena musibah dan terdampak. Pokso kebakaran PKS Bali Mester berdiri sejak hari Selasa (8/9).

(Dyra)